Hipotesis Maxwell

Maxwell mengemukakan sebuah hipotesis bahwa perubahan medan magnet pada dinamo dapat menimbulkan medan listrik dan sebaliknya perubahan medan listrik dapat menimbulkan medan magnet. Adapun percobaan yang digunakan Maxwell dalam hipotesanya adalah dua bolam isolator yang diikat pada ujung pegas. Kedua bolam diberi muatan listrik berbeda, yaitu muatan positif dan negatif. Perubahan listrik yang diberikan pada pegas terhadap waktu akan menghasilkan medan magnet yang berbeda pula. Proses berantai dari perubahan medan magnet listrik dan medan magnet yang berbentuk gelombang menjalar ke segala arah. Gelombang ini disebut gelombang elektromagnetik. Gelombang ini dapat berupa cahaya gelombang radio, sinar-X, sinar gamma atau yang lainnya.
Menurut perhitungan Maxwell, kecepatan perambatan gelombang elektromagnetik hanya bergantung pada dua besaran, yaitu permitivitas listrik () dan permeabilitas (). Secara matematis dapat ditulis sebagai berikut.
Nilai () sebesar  dan nilai () sebesar . Jika kedua nilai ini Anda masukkan ke persamaan diatas, maka diperoleh nilai kecepatan gelombang elektromagnetik sebesar . Besar kecepatan ini sama dengan besar kecepatan perambatan cahaya di ruang hampa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *